5 Jalur atau Cara Import dari China ke Indonesia yang Bisa Anda Pilih

5 Jalur atau Cara Import dari China ke Indonesia yang Bisa Anda Pilih

Import dari China menjadi salah satu pilihan menarik bagi pelaku usaha yang ingin mendapatkan produk dengan variasi luas dan harga yang kompetitif. Mulai dari aksesori, perlengkapan rumah tangga, kebutuhan industri, hingga produk untuk dijual kembali, Anda dapat menemukan banyak pilihan melalui supplier maupun marketplace China.

Namun, menemukan produk hanyalah langkah awal. Setelah menentukan barang yang ingin dibeli, Anda perlu memilih cara pengiriman yang sesuai. Pasalnya, setiap jalur import memiliki mekanisme, biaya, kapasitas, waktu pengiriman, dan kebutuhan administrasi yang berbeda.

Ada metode yang cocok untuk membeli sampel dalam jumlah kecil. Sementara itu, beberapa pilihan lainnya lebih sesuai untuk kebutuhan bisnis rutin atau pengiriman dalam volume besar.

Lantas, apa saja jalur atau cara import dari China ke Indonesia yang bisa Anda gunakan? Berikut penjelasannya.

 

1. Import Melalui Jasa Kurir Internasional

Cara pertama yaitu mengirim barang langsung dari China menggunakan jasa kurir atau perusahaan jasa titipan internasional. Supplier dapat mengirim produk melalui perusahaan seperti DHL, FedEx, UPS, EMS, Blastindo Cargo atau penyedia layanan sejenis.

Metode ini cukup praktis ketika Anda ingin membeli sampel, menguji kualitas produk, atau mendatangkan barang dalam jumlah yang relatif kecil.

Dalam mekanisme barang kiriman, Bea Cukai menggunakan nilai FOB dan jenis komoditas untuk menentukan prosedur penyelesaian kepabeanan. Barang kiriman dengan nilai pabean sampai batas tertentu dapat menggunakan Consignment Note (CN), sedangkan kiriman dengan nilai yang lebih tinggi dapat menggunakan PIBK atau PIB sesuai ketentuan yang berlaku.

Kapan jalur kurir cocok digunakan?

Anda dapat mempertimbangkan metode ini ketika:

  • ingin membeli sampel dari supplier;
  • mengirim barang dalam jumlah kecil;
  • membutuhkan pengiriman yang relatif sederhana;
  • belum melakukan pembelian dalam volume besar; atau
  • ingin menguji produk sebelum menambah jumlah pesanan.

Meski praktis, Anda tetap perlu memeriksa aturan barang sebelum membeli. Jangan hanya menghitung harga produk dan ongkos kirim. Perhatikan juga bea masuk, pajak, serta ketentuan larangan dan pembatasan untuk kategori barang tertentu.

 

2. Menggunakan Jasa Forwarder China Indonesia

Selanjutnya, Anda dapat menggunakan jasa forwarder China – Indonesia. Cara ini cukup populer karena forwarder membantu mengatur proses pengiriman dari gudang di China sampai barang tiba di Indonesia.

Alurnya juga relatif mudah dipahami. Pertama, supplier mengirim barang menuju gudang forwarder di China. Setelah menerima barang, forwarder akan mendata, menggabungkan jika diperlukan, dan menyiapkan pengiriman internasional.

Kemudian, barang berangkat menuju Indonesia melalui jalur laut atau udara. Forwarder selanjutnya membantu menangani proses logistik dan kepabeanan sesuai layanan yang Anda pilih.

Dengan cara tersebut, Anda tidak perlu mengatur setiap tahapan pengiriman sendiri.

Selain itu, metode forwarder memberikan fleksibilitas. Anda bisa menyesuaikan moda transportasi berdasarkan ukuran barang, kebutuhan waktu, serta anggaran.

Forwarder melalui jalur laut

Pengiriman laut biasanya menarik bagi importir yang membawa barang berukuran besar atau mengejar efisiensi biaya pengiriman.

Untuk jumlah yang belum memenuhi satu kontainer, Anda dapat menggunakan sistem LCL atau Less Container Load. Dalam sistem tersebut, beberapa pengirim berbagi ruang dalam satu kontainer.

Sebaliknya, jika volume produk sudah sangat besar, Anda dapat mempertimbangkan FCL.

Forwarder melalui jalur udara

Sementara itu, jalur udara lebih cocok ketika kecepatan menjadi prioritas.

Pelaku usaha sering mempertimbangkan pengiriman udara untuk barang yang ringan, mempunyai nilai cukup tinggi, membutuhkan perputaran stok cepat, atau harus segera tersedia di pasar.

Oleh karena itu, sebelum memilih jalur laut atau udara, sebaiknya bandingkan ukuran, berat, karakter produk, waktu yang tersedia, serta total biaya hingga barang sampai ke tangan Anda.

 

3. Menggunakan Jasa Importir atau Undername

Cara berikutnya yaitu menggunakan perusahaan importir yang memenuhi persyaratan untuk mengimpor kategori barang terkait. Di lapangan, layanan seperti ini sering dikenal dengan istilah jasa undername import.

Metode ini dapat menjadi alternatif ketika perusahaan Anda belum mempunyai persyaratan atau perizinan yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan impor tertentu.

Namun, Anda perlu memahami mekanismenya dengan jelas.

Jangan hanya memilih penyedia layanan karena menawarkan harga murah. Sebaliknya, periksa legalitas perusahaan, dokumen transaksi, jenis barang yang dapat mereka tangani, struktur biaya, serta pihak yang bertanggung jawab dalam proses kepabeanan.

Selain itu, pastikan perusahaan menjalankan skema impor secara resmi dan menempatkan pihak yang benar sebagai importir sesuai dokumen kepabeanan.

Dengan demikian, Anda dapat menjaga proses pengadaan barang tetap lebih terstruktur sekaligus mengurangi risiko administrasi di kemudian hari.

 

4. Import Menggunakan Perusahaan Sendiri

Jika bisnis Anda sudah berkembang dan melakukan pembelian dari luar negeri secara rutin, mengelola kegiatan impor melalui perusahaan sendiri dapat menjadi pilihan.

Perusahaan perlu memenuhi persyaratan usaha dan ketentuan impor yang berlaku. Dalam regulasi perdagangan, NIB dapat berlaku sebagai Angka Pengenal Importir atau API. API-U ditujukan bagi badan usaha yang melakukan impor barang untuk diperdagangkan atau dipindahtangankan, sedangkan API-P digunakan oleh badan usaha untuk barang yang digunakan sendiri sebagai barang modal, bahan baku, bahan penolong, atau kebutuhan proses produksi.

Selain persyaratan perusahaan, Anda juga perlu memperhatikan jenis produknya.

Beberapa komoditas membutuhkan persetujuan, sertifikasi, laporan surveyor, atau persyaratan teknis lainnya. Oleh sebab itu, importir perlu mengetahui klasifikasi HS Code barang sebelum menjalankan transaksi.

Selanjutnya, perusahaan dapat mengatur pembelian, pengiriman internasional, dokumen komersial, proses kepabeanan, hingga distribusi barang di Indonesia.

Cara ini memang memberi kontrol lebih besar. Akan tetapi, perusahaan juga perlu menyiapkan sumber daya yang memahami perdagangan internasional, logistik, dokumen, serta regulasi.

Karena alasan tersebut, jalur ini umumnya lebih relevan bagi bisnis yang sudah mempunyai volume transaksi rutin dan ingin membangun sistem supply chain sendiri.

 

5. Import Komersial Melalui Cargo Laut atau Udara dengan Prosedur Kepabeanan Umum

Selain menggunakan sistem barang kiriman, bisnis juga dapat mendatangkan barang melalui skema pengiriman komersial menggunakan air freight atau sea freight.

Metode ini biasanya melibatkan beberapa pihak, mulai dari supplier, freight forwarder, perusahaan pelayaran atau maskapai kargo, PPJK, hingga perusahaan transportasi domestik.

Dalam kegiatan impor umum, perusahaan juga perlu menyiapkan dokumen seperti invoice, packing list, dokumen transportasi, serta dokumen kepabeanan yang sesuai.

Bea Cukai menjelaskan bahwa badan usaha penerima barang kiriman dengan nilai pabean di atas FOB USD 1.500 menggunakan PIB dalam kondisi yang ditentukan. Badan usaha juga dapat memilih menggunakan PIB untuk barang kiriman dengan nilai sampai FOB USD 1.500.

Oleh karena itu, semakin besar nilai dan skala transaksi, semakin penting pula pengelolaan dokumen, klasifikasi barang, perizinan, dan perhitungan biaya secara menyeluruh.

 

Jadi, Jalur Import dari China Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Tidak ada satu metode yang cocok untuk seluruh kebutuhan.

Anda perlu melihat kondisi transaksi terlebih dahulu.

Jika hanya ingin membeli sampel, kurir internasional bisa menjadi pilihan sederhana. Sementara itu, forwarder dapat membantu ketika Anda ingin mengirim barang secara lebih praktis tanpa mengatur seluruh tahapan logistik sendiri.

Kemudian, untuk volume yang lebih besar, Anda dapat membandingkan LCL laut, LCL udara, dan FCL. Di sisi lain, perusahaan yang sudah rutin melakukan impor dapat mempertimbangkan pengelolaan kegiatan impor menggunakan badan usahanya sendiri.

 

Jangan Lupa Periksa Aturan Barang Sebelum Import

Meskipun terdapat berbagai pilihan cara import dari China, bukan berarti semua produk dapat langsung masuk ke Indonesia.

Beberapa kategori barang mengikuti ketentuan larangan dan pembatasan atau lartas. Bahkan, Bea Cukai menjelaskan bahwa ketentuan tersebut tetap berlaku untuk barang kiriman dan dapat mencakup barang contoh atau sampel.

Karena itu, cari tahu HS Code serta ketentuan produk sebelum melakukan pembayaran dalam jumlah besar kepada supplier.

Langkah tersebut sangat penting. Anda tentu tidak ingin sudah membayar produk dan biaya pengiriman, tetapi kemudian menemukan persyaratan tambahan ketika barang sudah dalam perjalanan.

Selain itu, mintalah supplier memberikan informasi produk secara lengkap. Periksa material, fungsi, merek, jumlah, ukuran, berat, dan spesifikasinya. Informasi yang jelas akan membantu proses pengecekan tarif serta aturan barang.

 

Cara Lebih Praktis Import dari China Bersama Blastindo Cargo

Bagi Anda yang ingin fokus mencari produk dan mengembangkan bisnis tanpa mengatur seluruh proses logistik sendiri, menggunakan jasa forwarder dapat menjadi alternatif yang lebih praktis.

Blastindo Cargo menyediakan layanan pengiriman dari China ke Indonesia dengan beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Melalui BlastindoCargo.id, Anda dapat menemukan layanan LCL Laut, LCL Udara, FCL, jasa belanja dari China, hingga transfer RMB. Blastindo Cargo juga menawarkan layanan forwarder yang menangani proses mulai dari supplier dan gudang China, pengiriman, proses kepabeanan, hingga pengantaran ke alamat tujuan sesuai jenis layanan yang dipilih.

Pilihan tersebut memberikan fleksibilitas bagi pelaku usaha.

Jika volume barang belum besar, Anda dapat mempertimbangkan LCL. Jika mengutamakan kecepatan, tersedia pengiriman melalui udara. Sementara itu, pengiriman dalam jumlah besar dapat menggunakan FCL.

Selain pengiriman, layanan jasa belanja juga dapat membantu ketika Anda masih mengalami kendala dalam berkomunikasi atau bertransaksi dengan supplier China. Sementara layanan transfer RMB tersedia bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan pembayaran kepada pemasok.

Dengan begitu, Anda dapat memilih layanan berdasarkan kebutuhan bisnis tanpa harus menggunakan metode yang sama untuk setiap pengiriman. Anda dapat berkonsultasi mengenai kebutuhan import dari China melalui BlastindoCargo.id.

Baca Juga : Import dari China Prosedur Langkah & Biaya Pengiriman 2026

Siap Mengimpor dengan Mudah dan Efisien?

Jadikan Impor Anda Lebih Mudah Bersama Blastindo Cargo

Bergabunglah dengan kami dan temukan cara termudah untuk Impor secara efisien!

Scroll to Top
Admin 1 Admin 2