Import dari China ke Indonesia: Cara, Biaya, Syarat & Proses 2026

Import dari China

Import dari China ke Indonesia dapat dilakukan dengan membeli barang dari supplier atau marketplace seperti 1688, Alibaba, dan Taobao, kemudian mengirimkannya melalui jalur laut atau udara. Sebelum membeli, Anda perlu mengecek jenis barang, supplier, HS Code dan ketentuan impor, lalu menghitung total biaya sampai barang tiba di Indonesia.

Secara sederhana, alurnya adalah:

pilih produk → cari supplier → cek regulasi → hitung biaya → pilih pengiriman → bayar supplier → kirim ke Indonesia → proses kepabeanan → barang diterima.

 

Bagaimana Cara Import dari China ke Indonesia?

Memulai import dari China sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan, asalkan Anda memahami urutannya sejak awal. Banyak pemula mengalami kendala karena langsung membeli barang tanpa menghitung biaya, memilih supplier tanpa verifikasi, atau belum paham jalur pengiriman yang paling sesuai.

Agar prosesnya lebih aman, Anda bisa mengikuti beberapa langkah berikut.

1. Pilih Produk yang Ingin Diimport

Tentukan produk yang memiliki permintaan di pasar Indonesia. Cek harga jual, kompetitor, ukuran barang, dan potensi marginnya.

Untuk pemula, sebaiknya pilih barang yang tidak terlalu besar atau berat agar biaya pengiriman tetap lebih mudah dikendalikan.

2. Cari Supplier Terpercaya

Cari supplier melalui 1688, Taobao, Alibaba, atau marketplace China lainnya.

Periksa rating, jumlah transaksi, ulasan, harga, minimum order, dan kualitas produk. Jika memungkinkan, minta foto atau video aktual sebelum melakukan pembelian.

Jika ingin memahami proses pembelian lebih detail, baca panduan belanja grosir dari 1688, cara belanja di Alibaba, atau cara membeli barang di Taobao dan 1688.

3. Cek HS Code, Izin dan Ketentuan Barang

Sebelum melakukan pembayaran atau mengirim barang dari China, pastikan terlebih dahulu produk yang akan diimpor dapat masuk ke Indonesia dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Periksa HS Code produk untuk mengetahui klasifikasi barang, perkiraan bea masuk, pajak, serta apakah barang termasuk kategori larangan dan pembatasan (lartas) atau membutuhkan izin tertentu.

Ketentuan setiap produk dapat berbeda tergantung jenis, bahan, fungsi, dan spesifikasinya. Karena itu, sebaiknya lakukan pengecekan sebelum barang dikirim untuk menghindari kendala saat proses impor.

Untuk pembahasan lebih lengkap mengenai HS Code, lartas, izin, dan dokumen yang perlu disiapkan, baca panduan Persiapan Dokumen Impor dari China Sebelum Bayar Supplier.

4. Tentukan Forwarder yang Akan Digunakan

Setelah menemukan supplier, tentukan forwarder yang akan membantu proses pengiriman dari China ke Indonesia.

Bagi pemula, pilih forwarder yang menyediakan layanan import door to door. Layanan ini lebih praktis karena forwarder membantu mengatur pengiriman, proses dokumen, customs, hingga barang dikirim ke alamat tujuan sesuai cakupan layanan.

Dengan skema door to door, Anda tidak perlu mengurus setiap tahap pengiriman secara terpisah. Barang dapat dikirim dari gudang China sampai ke rumah, toko, atau gudang di Indonesia.

5. Hitung Total Biaya Import

Setelah mendapatkan estimasi dari forwarder, hitung total modal sebelum membeli barang.

Perhitungkan harga produk, ongkir lokal China, biaya pengiriman ke Indonesia, serta biaya lain yang belum termasuk dalam quotation.

Dengan begitu, Anda bisa mengetahui landed cost dan memperkirakan margin penjualan sebelum mengeluarkan modal.

6. Kirim Detail Barang ke Forwarder

Sebelum melakukan pembayaran ke supplier, kirim detail barang kepada forwarder agar tim dapat mengecek kebutuhan pengirimannya.

Informasi yang biasanya diperlukan antara lain:

  • nama dan foto barang;
  • jumlah barang;
  • berat;
  • ukuran atau dimensi;
  • material;
  • lokasi supplier.

Dari informasi tersebut, forwarder dapat membantu menentukan metode pengiriman dan memberikan estimasi biaya.

7. Lakukan Pembayaran ke Supplier

Jika harga barang dan biaya import sudah sesuai, lanjutkan pembayaran kepada supplier.

Sebelum transfer, cek kembali jumlah barang, varian, harga, dan alamat gudang forwarder di China agar tidak terjadi kesalahan pengiriman.

8. Supplier Mengirim Barang ke Gudang Forwarder

Setelah pembayaran selesai, supplier akan mengirim barang ke gudang forwarder di China.

Jika Anda membeli dari beberapa supplier, barang dapat dikumpulkan terlebih dahulu sebelum melanjutkan pengiriman ke Indonesia.

9. Barang Dikirim dari China ke Indonesia

Forwarder akan memproses barang menggunakan jalur pengiriman yang sudah disepakati, baik melalui laut maupun udara.

Pada tahap ini, forwarder juga mengatur proses pengiriman internasional dan tahapan terkait kepabeanan sesuai layanan yang digunakan.

10. Barang Sampai ke Alamat Tujuan

Setelah proses import selesai, barang akan dilanjutkan ke alamat penerima di Indonesia.

Jika Anda menggunakan layanan door to door, barang dapat dikirim langsung ke rumah, toko, gudang, atau lokasi bisnis tanpa perlu mengatur pengiriman lanjutan secara terpisah.

Dengan alur ini, pemula dapat menjalankan import dari China dengan lebih sederhana karena sebagian besar proses logistik dikoordinasikan melalui satu forwarder.

 

Berapa Biaya Import dari China?

Biaya import dari China tidak hanya berasal dari harga barang yang dibayarkan kepada supplier. Untuk mengetahui modal sebenarnya, Anda perlu menghitung seluruh biaya sampai barang tiba di Indonesia atau yang sering disebut sebagai **landed cost**.

1. Harga Barang

Komponen pertama adalah harga produk dari supplier China. Harga dapat dipengaruhi jumlah pembelian, minimum order (MOQ), spesifikasi, kualitas produk, serta hasil negosiasi dengan supplier.

Sebelum membeli, pastikan harga yang disepakati sudah sesuai dengan spesifikasi dan jumlah barang yang akan dikirim.

2. Ongkir Lokal China

Supplier tidak selalu menanggung biaya pengiriman dari lokasi mereka ke gudang, pelabuhan, atau warehouse forwarder di China.

Karena itu, perhitungkan juga ongkir lokal China, terutama jika supplier berada cukup jauh dari lokasi gudang konsolidasi atau titik keberangkatan barang.

3. Freight China – Indonesia

Freight adalah biaya pengiriman utama dari China menuju Indonesia.

Besarnya biaya dipengaruhi oleh metode pengiriman, volume atau berat barang, kategori produk, serta jalur yang digunakan. Untuk pengiriman laut, biaya dapat dihitung berdasarkan volume seperti CBM, sedangkan pengiriman udara umumnya lebih dipengaruhi oleh berat barang.

4. Bea Masuk dan Pajak

Barang impor dapat dikenakan bea masuk dan pajak sesuai jenis barang, nilai impor, HS Code, dan ketentuan yang berlaku.

Karena tarif setiap produk dapat berbeda, sebaiknya jangan menggunakan satu persentase pajak untuk semua jenis barang.

Untuk memahami komponen dan cara perhitungannya secara lebih detail, baca panduan **Cara Menghitung Pajak Import Barang dari China**.

5. Handling dan Pengiriman Lokal

Selain biaya pengiriman internasional, terdapat biaya lain yang dapat muncul seperti handling gudang, bongkar muat, administrasi, penyimpanan, serta pengiriman dari gudang atau pelabuhan menuju alamat tujuan.

Besarnya biaya ini tergantung pada metode dan penyedia layanan yang digunakan.

6. Cara Menghitung Landed Cost Import

Secara sederhana, total biaya import dapat dihitung dengan rumus:

Landed Cost = Harga Barang + Ongkir Lokal China + Freight China–Indonesia + Bea Masuk & Pajak + Handling + Pengiriman Lokal

Dengan menghitung landed cost sebelum melakukan pembelian, Anda dapat mengetahui modal riil setiap produk, menentukan harga jual, dan memperkirakan margin keuntungan dengan lebih akurat.

Cara Menghitung Pajak Import Barang dari China

 

Metode Pengiriman Barang dari China

Setelah produk siap dikirim, tahap berikutnya adalah memilih metode transportasi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis.

1. Pengiriman Laut

Pengiriman laut merupakan metode paling umum karena biaya per unit lebih ekonomis. Ada dua jenis utama yang biasanya digunakan:

  • LCL (Less than Container Load)
    LCL Container digunakan ketika volume barang tidak cukup untuk memenuhi satu kontainer penuh.
  • FCL (Full Container Load)
    Cocok untuk pengiriman dalam jumlah besar karena satu kontainer digunakan oleh satu pemilik barang.

2. Pengiriman Udara

Pengiriman udara memiliki waktu transit yang jauh lebih cepat dibandingkan jalur laut. Namun biaya transportasi biasanya lebih tinggi sehingga metode ini sering dipilih untuk barang bernilai tinggi atau kebutuhan mendesak.

Baca Juga : Perbedaan FCL dan LCL: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Import Barang?

3. Istilah Penting dalam Pengiriman: FOB, CIF, EXW

Saat berkomunikasi dengan supplier atau forwarder mengenai skema pengiriman, Anda mungkin akan menemukan beberapa istilah standar internasional (incoterms) berikut. Memahaminya membantu Anda membandingkan penawaran harga secara lebih akurat.

  • FOB (Free On Board): Supplier bertanggung jawab atas barang hingga dimuat ke kapal di pelabuhan asal sesuai ketentuan yang disepakati.
  • CIF (Cost, Insurance, Freight): Harga yang ditawarkan supplier sudah termasuk biaya pengiriman dan asuransi sampai ke pelabuhan tujuan.
  • EXW (Ex Works): Pembeli menanggung seluruh biaya pengiriman, mulai dari gudang supplier hingga ke tujuan akhir.

Mengetahui perbedaan ketiga istilah ini penting agar Anda tidak salah menghitung total biaya saat membandingkan penawaran dari beberapa supplier atau forwarder yang berbeda.

 

Pahami 6 Syarat dan Ketentuan Pengiriman Barang

Bagi Anda yang baru mulai melakukan impor dari China, penting untuk memahami bahwa setiap perusahaan forwarder atau cargo memiliki syarat dan ketentuan pengiriman (Terms & Conditions) yang berbeda-beda.
Berikut adalah poin-poin penting yang perlu Anda ketahui dan pahami sebelum mengirimkan barang dari gudang China ke Indonesia melalui layanan seperti Blastindo Cargo:

1. Kategori Barang dan Tarif Pengiriman

Blastindo Cargo membedakan tarif pengiriman berdasarkan jenis barang yang dikirim. Misalnya:

  • Barang umum dan tas dikenakan tarif Rp 4.800.000 per CBM.
  • Barang elektronik dan mainan (IARTAS) Rp 5.400.000 per CBM.
  • Barang berat dan HOT ITEM antara Rp 6.200.000 – Rp 6.500.000 per CBM.
  • Garment dan tekstil memiliki tarif tertinggi, yakni Rp 10.000.000 per CBM.

Sedangkan untuk pengiriman udara, tarifnya dihitung per kilogram dengan kisaran Rp 230.000/kg, dan estimasi waktu tiba 7–12 hari kerja.

2. Dokumen Wajib: Invoice dan Packing List

Setiap pengiriman wajib disertai dokumen invoice dan packing list. Tanpa dua dokumen ini, barang tidak akan diproses atau bisa tertahan di gudang.
Pastikan juga Anda mengonfirmasi nama penerima, jumlah barang, dan nilai faktur sebelum barang dikirim dari China.

3. Barang Kecil dan Biaya Tambahan

Jika volume barang kurang dari 0,5 CBM, barang tidak dikirim langsung ke alamat penerima. Barang perlu diambil di gudang Jakarta. Selain itu, ada biaya tambahan Rp100.000 untuk handling.
Selain itu, Blastindo menegaskan bahwa harga pengiriman sudah mencakup bea cukai, pajak, dan dokumen untuk pengiriman ke alamat Jakarta (minimal 0,5 CBM). Namun, pengiriman ke luar Jakarta akan diteruskan dengan jasa ekspedisi lokal atas biaya penerima.

4. Pengemasan dan Keamanan Barang

Salah satu hal penting yang sering diabaikan pemula adalah pengemasan barang impor.
Blastindo menetapkan standar wajib:

  • Semua barang harus dibungkus karung goni.
  • Barang pecah belah atau cair harus dikemas dalam peti kayu tertutup.
  • Barang tanpa kemasan sesuai standar tetap diterima, namun seluruh risiko kerusakan menjadi tanggung jawab pengirim.

Selain itu, pelanggan disarankan mengambil foto atau video kondisi barang di gudang China (H-2) sebelum pengiriman sebagai bukti.

5. Asuransi dan Perlindungan Barang

Blastindo menyediakan perlindungan standar untuk setiap pengiriman:

  • Rp 20 juta per CBM (laut)
  • Rp 5 juta per kg (udara)

Bagi pengiriman dengan nilai lebih tinggi, pelanggan dapat membeli asuransi tambahan sebesar 5% dari total nilai barang.
Namun, perlu diingat bahwa asuransi tidak menanggung kerugian akibat huru-hara, bencana alam, kemasan rusak, atau pelanggaran aturan kepabeanan.

6. Prosedur Konfirmasi Barang dan Resi Pengiriman

Setelah barang tiba di gudang China, Anda perlu konfirmasi ke admin Blastindo Cargo. Data yang perlu dikirim meliputi nama penerima, jumlah barang, ukuran, berat, dan nilai invoice.
Resi pengiriman yang diterima pelanggan nantinya akan dianggap bukti sah penerimaan barang di gudang.

*Semua harga di atas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai situasi dan kondisi. Untuk informasi terbaru, silakan hubungi tim kami. Jadikan Blast Indo Cargo sebagai mitra terpercaya untuk mengembangkan bisnis impor Anda.

Baca Juga : Apa Itu RMB? Mata Uang Resmi China yang Wajib Dikenal

Mau mulai import dari China tapi bingung? Konsultasi Gratis via WhatsApp

 

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Kegiatan perdagangan internasional memiliki beberapa risiko yang perlu diantisipasi sejak awal.

Perbedaan Spesifikasi Produk

Terkadang barang yang diterima tidak sepenuhnya sesuai dengan sampel. Oleh karena itu penting untuk membuat perjanjian tertulis mengenai standar kualitas.

Kerusakan Selama Pengiriman

Barang yang dikirim dalam perjalanan panjang dapat mengalami kerusakan jika tidak dikemas dengan baik. Pastikan supplier menggunakan packing yang sesuai.

Supplier Tidak Terpercaya

Memeriksa latar belakang perusahaan sangat penting sebelum melakukan pembayaran. Gunakan metode transaksi yang memiliki perlindungan pembeli.

 

Import dari China Proses Aman denga Jasa Forwarder

Memilih partner import itu sangat penting, terutama jika Anda masih pemula.
Kesalahan dalam proses import bisa menyebabkan barang tertahan, biaya membengkak, bahkan kerugian.

Karena itu, Anda butuh jasa import yang berpengalaman, transparan, dan benar-benar membantu dari awal sampai barang sampai.

Kami hadir untuk memberikan solusi import yang mudah, aman, dan tanpa ribet, sehingga Anda bisa fokus ke bisnis tanpa pusing urusan teknis.

Berikut keunggulan yang bisa Anda dapatkan:

All-in Tanpa Biaya Tersembunyi :

  • Kami menggunakan sistem biaya all-in, artinya semua biaya sudah jelas di awal.
  • Tidak ada biaya tambahan tiba-tiba di tengah proses.

Dibantu Pembelian Barang dari China

  • Tidak perlu bingung komunikasi dengan supplier atau takut salah beli.
  • Tim kami siap membantu proses pembelian dari awal sampai deal.

Bisa Bantu Transfer RMB

  • Kesulitan melakukan pembayaran ke China?
  • Kami menyediakan layanan transfer RMB yang aman dan mudah.

Gudang Sendiri di China

  • Kami memiliki gudang di kota pusat perdagangan seperti Guangzhou & Yiwu.
  • Barang Anda bisa dikumpulkan, dicek, dan dikirim lebih efisien.

Layanan Door to Door

  • Barang akan kami kirim langsung sampai ke alamat Anda di Indonesia.
  • Tanpa perlu repot urus bea cukai atau pengambilan barang di pelabuhan.

 

FAQ Terkait Jasa Import dari China

Berapa lama waktu pengiriman barang dari China ke Indonesia?

Pengiriman melalui jalur udara biasanya memakan waktu kurang lebih 14 hari kerja, sedangkan pengiriman melalui jalur laut membutuhkan waktu sekitar 3 – 5 minggu, tergantung lokasi dan jenis layanan yang dipilih.

Apakah perlu izin khusus untuk import barang dari China?

Ya, tergantung jenis barang yang diimpor. Barang tertentu seperti makanan, kosmetik, atau alat kesehatan membutuhkan perizinan tambahan. Namun, jika Anda menggunakan jasa importir seperti Blast Indo Cargo, semua proses perizinan dapat dibantu hingga selesai.

Apa perbedaan antara pengiriman LCL udara dan LCL laut?

LCL udara lebih cepat dan cocok untuk barang bernilai tinggi dalam volume kecil, sedangkan LCL laut lebih ekonomis dan ideal untuk pengiriman dalam jumlah besar. Blast Indo Cargo menyediakan keduanya sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Bagaimana cara menghitung biaya impor dari China?

Biaya impor terdiri dari harga barang, ongkos kirim, bea masuk, PPN impor, dan biaya handling di pelabuhan atau gudang. Anda dapat meminta estimasi biaya lengkap kepada tim Blast Indo Cargo sebelum proses pengiriman dilakukan.

Apakah Blast Indo Cargo menyediakan layanan door-to-door?

Ya, kami menyediakan layanan door-to-door yang mencakup proses pembelian, pengurusan izin, pengiriman, hingga barang tiba di lokasi Anda di Indonesia. Anda tidak perlu repot mengurus dokumen atau bea cukai secara mandiri.

Siap Mengimpor dengan Mudah dan Efisien?

Jadikan Impor Anda Lebih Mudah Bersama Blastindo Cargo

Bergabunglah dengan kami dan temukan cara termudah untuk Impor secara efisien!

Scroll to Top
Admin 1 Admin 2