Import dari China Prosedur Langkah & Biaya Pengiriman 2026

Import dari China

Table of Contents

Banyak pelaku bisnis tertarik membeli produk dari China karena harga produksi yang relatif rendah dan pilihan produk yang sangat beragam. Namun sebelum memulai kegiatan perdagangan lintas negara, penting untuk memahami proses dasar yang harus dilalui yaitu proses pengiriman, bagaimana langkah dan prosudernya? Berikut penjelasannya.

Langkah - Langkah Import Barang Dari China

Bagi pemula, proses ini sebenarnya tidak serumit yang dibayangkan jika mengikuti alur yang tepat. Berikut langkah-langkah yang umum digunakan agar proses import berjalan lebih aman dan efisien:

Pilih Produk

Langkah pertama adalah menentukan produk yang ingin diimport dan dijual di Indonesia.

Pastikan Anda memilih produk yang:

  • Memiliki permintaan pasar (banyak dicari)
  • Tidak termasuk barang larangan impor
  • Memiliki margin keuntungan yang cukup (idealnya 30–50%)
  • Tidak terlalu besar atau berat agar ongkir tetap efisien

Contoh produk yang sering diimport:

  • Aksesoris gadget
  • Fashion (baju, tas, sepatu)
  • Peralatan rumah tangga
  • Produk unik / viral

Semakin tepat pilih produk, semakin besar peluang untung.

Riset bisa dilakukan melalui marketplace seperti Shopee, Tokopedia, atau TikTok Shop untuk melihat tren produk.

Cari Supplier Terpercaya di China

Setelah menentukan produk, langkah berikutnya adalah mencari supplier.

Platform yang umum digunakan:

  • 1688 → harga paling murah (khusus market China)
  • Alibaba → cocok untuk pembelian besar
  • Taobao → cocok untuk pemula (eceran)

Tips memilih supplier:

  • Pilih yang memiliki rating tinggi & review bagus
  • Sudah lama berjualan (minimal 2–3 tahun)
  • Foto produk jelas & real
  • Respons cepat saat dihubungi

Jika memungkinkan, minta foto/video real produk sebelum beli.

Pilih Jasa Forwarder

Ini adalah salah satu langkah paling penting dalam proses import, terutama untuk pemula.

Forwarder adalah pihak yang akan membantu mengurus:

  • Pengiriman barang dari China ke Indonesia
  • Konsolidasi barang dari beberapa supplier
  • Pengurusan pajak dan bea cukai
  • Pengiriman langsung ke alamat Anda (door to door)

Dengan menggunakan forwarder, Anda tidak perlu repot mengurus proses teknis yang cukup kompleks.

Tips memilih forwarder:

  • Memiliki gudang di China
  • Menyediakan layanan door to door
  • Transparan dalam biaya
  • Memiliki pengalaman dan testimoni
  • Responsif dalam komunikasi

Rekomendasi Jasa Forwarder China ke Jakarta:

Salah satu forwarder yang bisa Anda gunakan adalah Blastindo Cargo, yang menyediakan layanan import door to door, jasa transfer RMB, serta pengurusan bea cukai secara lengkap. Layanan ini memungkinkan Anda impor barang tanpa harus repot mengurus dokumen atau proses teknis yang rumit.

Keunggulan yang bisa Anda pertimbangkan:

  • Sistem all-in (sudah termasuk pajak & pengiriman)
  • Bisa import dari skala kecil hingga besar
  • Memiliki gudang di China untuk konsolidasi barang
  • Tim berpengalaman yang membantu dari awal hingga barang sampai

Dengan memilih forwarder yang tepat, proses import akan jauh lebih aman dan efisien.

Hitung Estimasi Biaya Import (Penting!)

Ini langkah yang sering dilewatkan pemula.

Komponen biaya import:

  • Harga barang dari supplier
  • Ongkir lokal China (ke gudang)
  • Ongkir internasional (China → Indonesia)
  • Pajak & bea masuk
  • Biaya jasa forwarder

Contoh sederhana:

  • Harga barang: Rp1.000.000
  • Ongkir + pajak: Rp1.000.000
  • Total modal: Rp2.000.000

Kalau dijual Rp3.500.000

  • Profit: Rp1.500.000

Dengan perhitungan ini, Anda bisa tahu apakah produk tersebut layak dijual atau tidak.

Pembelian & Pembayaran ke Supplier

Setelah cocok dengan supplier:

  • Lakukan pembayaran (biasanya dalam RMB/USD)
  • Metode pembayaran:
  • Transfer internasional
  • Payment gateway
  • Jasa transfer RMB (via forwarder)

Hati-hati:

  • Jangan langsung transfer tanpa verifikasi supplier
  • Gunakan pihak ketiga jika belum berpengalaman

Pengiriman Barang ke Gudang Forwarder (Warehouse) di China

Setelah melakukan pembelian, supplier akan mengirim barang ke gudang forwarder di China.

Di gudang ini biasanya dilakukan:

  • Pengecekan kondisi barang
  • Repacking agar lebih aman
  • Konsolidasi barang dari beberapa supplier

Hal ini membantu menekan biaya pengiriman dan memastikan barang dalam kondisi baik.

Proses Pengiriman Barang

Setelah barang siap, forwarder akan menangani seluruh proses pengiriman ke Indonesia, termasuk:

  • Pengiriman internasional (laut atau udara)
  • Pengurusan dokumen impor
  • Proses bea cukai
  • Pembayaran pajak

Dengan sistem door to door, Anda cukup menunggu tanpa perlu terlibat dalam proses teknis yang rumit.

Barang Sampai Ke Alamat Anda

Setelah lolos bea cukai, barang akan dikirim langsung ke alamat Anda.

Barang sudah siap untuk:

  • Dijual kembali
  • Digunakan untuk bisnis
  • Didistribusikan ke pelanggan

Baca Juga :
Impor Barang China Skala Kecil: Panduan Lengkap untuk Pebisnis Pemula

Barang Impor China yang Laris di Pasar Indonesia, Wajib Coba!

Komponen Biaya dalam Proses Import

Biaya pengadaan barang dari luar negeri tidak hanya terdiri dari harga produk. Ada beberapa komponen lain yang perlu diperhitungkan sejak awal.

Harga Barang

Harga dasar yang disepakati dengan supplier biasanya tercantum dalam invoice perdagangan. Nilai ini menjadi dasar perhitungan biaya lainnya.

Biaya Pengiriman

Biaya transportasi ditentukan oleh berat atau volume kargo, jenis pengiriman, serta jarak antara pelabuhan asal dan tujuan.

Handling dan Dokumentasi

Beberapa biaya tambahan meliputi penanganan barang di gudang, pengurusan dokumen ekspor, serta proses bongkar muat di pelabuhan.

Pajak dan Bea Masuk

Setiap produk yang masuk ke Indonesia dikenakan pajak sesuai klasifikasi HS Code. Besarnya tarif bergantung pada jenis barang dan regulasi perdagangan yang berlaku.

Estimasi Biaya Import dari China

Salah satu hal yang paling sering ditanyakan oleh orang yang baru ingin mulai import barang dari China adalah soal biaya. Wajar saja, karena sebelum membeli barang dari supplier, Anda tentu perlu tahu gambaran modal yang harus disiapkan.

Sebenarnya, biaya import tidak bisa disamaratakan. Nominalnya bisa berbeda tergantung jenis barang, ukuran atau volume barang, berat pengiriman, metode kirim yang dipilih, hingga kota tujuan di Indonesia. Namun, sebagai gambaran awal, Anda bisa memperkirakannya dari dua metode pengiriman yang paling umum digunakan, yaitu pengiriman laut dan pengiriman udara.

Pengiriman via Laut

Pengiriman via laut biasanya menjadi pilihan untuk barang yang ukurannya besar atau jumlahnya cukup banyak. Metode ini lebih sering digunakan oleh pebisnis yang ingin menekan biaya pengiriman, terutama jika barang tidak terlalu mendesak untuk sampai.

Untuk pengiriman laut dengan sistem LCL atau kubikasi, estimasi biayanya umumnya mulai dari sekitar Rp4.000.000 hingga Rp6.000.000 per CBM. Waktu pengiriman biasanya berkisar 25 sampai 35 hari hingga barang tiba di Indonesia.

Kelebihan utama pengiriman laut adalah biayanya lebih hemat, sehingga cocok untuk bisnis skala menengah hingga besar. Namun, karena prosesnya membutuhkan waktu lebih lama, metode ini kurang cocok jika Anda membutuhkan barang dalam waktu cepat.

Pengiriman via Udara

Berbeda dengan pengiriman laut, pengiriman via udara lebih cocok untuk barang yang ringan, berukuran kecil, atau produk yang perlu segera dijual. Metode ini sering dipilih untuk barang yang sedang tren, produk bernilai tinggi, atau stok yang harus cepat tersedia.

Estimasi biaya pengiriman udara biasanya mulai dari sekitar Rp300.000 hingga Rp450.000 per kg. Untuk estimasi waktu, barang umumnya bisa sampai ke Indonesia dalam waktu sekitar 5 sampai 8 hari.

Keunggulan pengiriman udara ada pada kecepatannya. Selain itu, waktu barang di perjalanan juga lebih singkat. Namun, dari sisi biaya, pengiriman udara tentu lebih mahal dibandingkan jalur laut, sehingga perlu dihitung dengan cermat agar margin bisnis tetap aman.

Contoh Simulasi Sederhana

  • Sebagai contoh, jika Anda ingin import aksesoris dengan berat sekitar 10 kg, lalu menggunakan pengiriman udara dengan estimasi ongkir sekitar Rp3.000.000, sementara harga barang dari supplier sebesar Rp2.000.000, maka total modal yang perlu disiapkan kurang lebih Rp5.000.000.Jika barang tersebut berhasil dijual dengan total penjualan Rp8.000.000, maka potensi keuntungan kotornya sekitar Rp3.000.000. Tentu angka ini masih bisa berubah tergantung harga jual, biaya operasional, dan strategi penjualan yang digunakan.
  • Contoh lainnya, jika Anda import barang dengan volume besar sekitar 1 CBM menggunakan pengiriman laut, estimasi ongkirnya bisa sekitar Rp5.000.000. Jika harga barang dari supplier sebesar Rp4.000.000, maka total modal awal kurang lebih Rp9.000.000.Apabila barang tersebut dijual kembali dengan total penjualan Rp15.000.000, maka potensi profit kotornya sekitar Rp6.000.000. Dari simulasi ini terlihat bahwa pengiriman laut bisa lebih efisien untuk barang besar, selama Anda tidak membutuhkan barang dalam waktu cepat.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Jika menggunakan jasa forwarder, biaya pengiriman biasanya sudah mencakup beberapa komponen seperti ongkir dari China ke Indonesia, pajak dan bea masuk, serta biaya handling. Meski begitu, setiap barang bisa memiliki perhitungan yang berbeda.

Barang elektronik, misalnya, bisa memiliki ketentuan dan biaya yang berbeda dibandingkan barang non-elektronik. Selain itu, tujuan pengiriman di Indonesia, perubahan kurs mata uang, volume barang, dan berat aktual juga dapat memengaruhi total biaya import.

Karena itu, sebelum melakukan pembelian, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu detail barang yang ingin dikirim. Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan estimasi biaya yang lebih mendekati kebutuhan sebenarnya.

Tips Agar Biaya Import Lebih Hemat

Agar biaya import lebih efisien, Anda bisa menggabungkan beberapa barang dalam satu pengiriman atau menggunakan sistem konsolidasi. Cara ini cukup membantu, terutama jika Anda membeli dari beberapa supplier sekaligus.

Untuk barang berukuran besar atau stok dalam jumlah banyak, pengiriman laut biasanya lebih hemat. Sementara itu, pengiriman udara sebaiknya digunakan untuk produk yang ringan, bernilai tinggi, atau cepat laku di pasaran.

Yang paling penting, selalu hitung margin sebelum membeli barang. Jangan hanya melihat harga produk yang murah dari supplier, tetapi perhitungkan juga ongkir, pajak, handling, dan biaya lain yang mungkin muncul. Dengan perhitungan yang matang, proses import bisa menjadi lebih aman, efisien, dan menguntungkan untuk bisnis Anda.

Memahami Syarat dan Ketentuan Pengiriman Barang

Bagi Anda yang baru mulai melakukan impor dari China, penting untuk memahami bahwa setiap perusahaan forwarder atau cargo memiliki syarat dan ketentuan pengiriman (Terms & Conditions) yang berbeda-beda. Sebagai contoh, Blastindo Cargo, salah satu penyedia layanan pengiriman populer untuk jalur laut dan udara, telah menetapkan Syarat dan Ketentuan (S&K) resmi per 1 Juni 2025 yang wajib dipatuhi oleh setiap pengguna jasa mereka.

Berikut adalah poin-poin penting yang perlu Anda ketahui dan pahami sebelum mengirimkan barang dari gudang China ke Indonesia melalui layanan seperti Blastindo Cargo:

Kategori Barang dan Tarif Pengiriman

Blastindo Cargo membedakan tarif pengiriman berdasarkan jenis barang yang dikirim. Misalnya:

  • Barang umum dan tas dikenakan tarif Rp 4.800.000 per CBM.
  • Barang elektronik dan mainan (IARTAS) Rp 5.400.000 per CBM.
  • Barang berat dan HOT ITEM antara Rp 6.200.000 – Rp 6.500.000 per CBM.
  • Garment dan tekstil memiliki tarif tertinggi, yakni Rp 10.000.000 per CBM.

Sedangkan untuk pengiriman udara, tarifnya dihitung per kilogram dengan kisaran Rp 230.000/kg, dan estimasi waktu tiba 7–12 hari kerja.

Dokumen Wajib: Invoice dan Packing List

Setiap pengiriman wajib disertai dokumen invoice dan packing list.
Tanpa dua dokumen ini, barang tidak akan diproses atau bisa tertahan di gudang.
Pastikan juga Anda mengonfirmasi nama penerima, jumlah barang, dan nilai faktur sebelum barang dikirim dari China.

Barang Kecil dan Biaya Tambahan

Barang dengan volume di bawah 0,5 CBM tidak akan dikirim langsung ke alamat penerima.
Barang semacam ini harus diambil langsung di gudang Jakarta dan dikenakan biaya handling tambahan Rp 100.000.

Selain itu, Blastindo menegaskan bahwa harga pengiriman sudah mencakup bea cukai, pajak, dan dokumen untuk pengiriman ke alamat Jakarta (minimal 0,5 CBM).
Namun, pengiriman ke luar Jakarta akan diteruskan dengan jasa ekspedisi lokal atas biaya penerima.

Pengemasan dan Keamanan Barang

Salah satu hal penting yang sering diabaikan pemula adalah pengemasan barang impor.
Blastindo menetapkan standar wajib:

  • Semua barang harus dibungkus karung goni.
  • Barang pecah belah atau cair harus dikemas dalam peti kayu tertutup.
  • Barang tanpa kemasan sesuai standar tetap diterima, namun seluruh risiko kerusakan menjadi tanggung jawab pengirim.

Selain itu, pelanggan disarankan mengambil foto atau video kondisi barang di gudang China (H-2) sebelum pengiriman sebagai bukti.

Asuransi dan Perlindungan Barang

Blastindo menyediakan perlindungan standar untuk setiap pengiriman:

  • Rp 20 juta per CBM (laut)
  • Rp 5 juta per kg (udara)

Bagi pengiriman dengan nilai lebih tinggi, pelanggan dapat membeli asuransi tambahan sebesar 5% dari total nilai barang.

Namun, perlu diingat bahwa asuransi tidak menanggung kerugian akibat huru-hara, bencana alam, kemasan rusak, atau pelanggaran aturan kepabeanan.

Prosedur Konfirmasi Barang dan Resi Pengiriman

Setiap barang yang tiba di gudang China wajib dikonfirmasi ke admin Blastindo Cargo. Konfirmasi meliputi: nama penerima, jumlah barang, ukuran, berat, dan nilai invoice.
Resi pengiriman yang diterima pelanggan nantinya akan dianggap bukti sah penerimaan barang di gudang.

*Semua harga yang tertera diatas bisa berubah sewaktu-waktu sesuai situasi dan kondisi. Harap Hubungi Kami Langsung

Jadikan Blast Indo Cargo mitra terpercaya dalam mengembangkan bisnis impor Anda. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi Blast Indo Cargo dan mulai perjalanan impor Anda dengan nyaman dan aman.

Baca Juga :
Apa Itu RMB? Mata Uang Resmi China yang Wajib Dikenal

Import dari China Proses Aman denga Jasa Forwarder

Memilih partner import itu sangat penting, terutama jika Anda masih pemula.
Kesalahan dalam proses import bisa menyebabkan barang tertahan, biaya membengkak, bahkan kerugian.

Karena itu, Anda butuh jasa import yang berpengalaman, transparan, dan benar-benar membantu dari awal sampai barang sampai.

Kami hadir untuk memberikan solusi import yang mudah, aman, dan tanpa ribet, sehingga Anda bisa fokus ke bisnis tanpa pusing urusan teknis.

Berikut keunggulan yang bisa Anda dapatkan:

✔️ All-in Tanpa Biaya Tersembunyi

Kami menggunakan sistem biaya all-in, artinya semua biaya sudah jelas di awal.
Tidak ada biaya tambahan tiba-tiba di tengah proses.

✔️ Dibantu Pembelian Barang dari China

Tidak perlu bingung komunikasi dengan supplier atau takut salah beli.
Tim kami siap membantu proses pembelian dari awal sampai deal.

✔️ Bisa Bantu Transfer RMB

Kesulitan melakukan pembayaran ke China?
Kami menyediakan layanan transfer RMB yang aman dan mudah.

✔️ Gudang Sendiri di China

Kami memiliki gudang di kota pusat perdagangan seperti Guangzhou & Yiwu.
Barang Anda bisa dikumpulkan, dicek, dan dikirim lebih efisien.

✔️ Layanan Door to Door

Barang akan kami kirim langsung sampai ke alamat Anda di Indonesia.
Tanpa perlu repot urus bea cukai atau pengambilan barang di pelabuhan.

Kesimpulan

Dengan layanan yang lengkap dan sistem yang sudah terintegrasi, Anda bisa mulai import dengan lebih aman, mudah, dan minim risiko.

Mau mulai import dari China tapi bingung?

Metode Pengiriman Barang dari China

Setelah produk siap dikirim, tahap berikutnya adalah memilih metode transportasi yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Pengiriman Laut

Pengiriman laut merupakan metode paling umum karena biaya per unit lebih ekonomis. Ada dua jenis utama yang biasanya digunakan:

  • LCL (Less than Container Load)
    LCL Container digunakan ketika volume barang tidak cukup untuk memenuhi satu kontainer penuh.
  • FCL (Full Container Load)
    Cocok untuk pengiriman dalam jumlah besar karena satu kontainer digunakan oleh satu pemilik barang.

Pengiriman Udara

Pengiriman udara memiliki waktu transit yang jauh lebih cepat dibandingkan jalur laut. Namun biaya transportasi biasanya lebih tinggi sehingga metode ini sering dipilih untuk barang bernilai tinggi atau kebutuhan mendesak.

Baca Juga : Perbedaan FCL dan LCL: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Import Barang?

Risiko yang Perlu Diperhatikan

Kegiatan perdagangan internasional memiliki beberapa risiko yang perlu diantisipasi sejak awal.

Perbedaan Spesifikasi Produk

Terkadang barang yang diterima tidak sepenuhnya sesuai dengan sampel. Oleh karena itu penting untuk membuat perjanjian tertulis mengenai standar kualitas.

Kerusakan Selama Pengiriman

Barang yang dikirim dalam perjalanan panjang dapat mengalami kerusakan jika tidak dikemas dengan baik. Pastikan supplier menggunakan packing yang sesuai.

Supplier Tidak Terpercaya

Memeriksa latar belakang perusahaan sangat penting sebelum melakukan pembayaran. Gunakan metode transaksi yang memiliki perlindungan pembeli.

Tips Agar Proses Import Lebih Aman

Beberapa langkah berikut dapat membantu mengurangi risiko dalam kegiatan perdagangan internasional:

  • lakukan riset supplier secara menyeluruh
  • gunakan kontrak pembelian yang jelas
  • minta sampel produk sebelum produksi massal
  • gunakan jasa inspeksi barang jika diperlukan
  • pastikan dokumen pengiriman lengkap

Langkah-langkah tersebut membantu memastikan barang yang dipesan sesuai dengan standar yang diharapkan.

FAQ Terkait Jasa Import dari China

Pengiriman melalui jalur udara biasanya memakan waktu antara 12–15 hari kerja, sedangkan pengiriman melalui jalur laut membutuhkan waktu sekitar 20–30 hari kerja, tergantung lokasi dan jenis layanan yang dipilih.

Ya, tergantung jenis barang yang diimpor. Barang tertentu seperti makanan, kosmetik, atau alat kesehatan membutuhkan perizinan tambahan. Namun, jika Anda menggunakan jasa importir seperti Blast Indo Cargo, semua proses perizinan dapat dibantu hingga selesai.

LCL udara lebih cepat dan cocok untuk barang bernilai tinggi dalam volume kecil, sedangkan LCL laut lebih ekonomis dan ideal untuk pengiriman dalam jumlah besar. Blast Indo Cargo menyediakan keduanya sesuai kebutuhan bisnis Anda.

Biaya impor terdiri dari harga barang, ongkos kirim, bea masuk, PPN impor, dan biaya handling di pelabuhan atau gudang. Anda dapat meminta estimasi biaya lengkap kepada tim Blast Indo Cargo sebelum proses pengiriman dilakukan.

Ya, kami menyediakan layanan door-to-door yang mencakup proses pembelian, pengurusan izin, pengiriman, hingga barang tiba di lokasi Anda di Indonesia. Anda tidak perlu repot mengurus dokumen atau bea cukai secara mandiri.

Jasa Import dari China Door to Door Murah & Aman ke Indonesia

Import barang dari China tanpa ribet. Kami bantu dari pembelian, pembayaran, hingga barang sampai ke tangan Anda.
  • Door to door all-in (sudah termasuk pajak)
  • Bisa beli dari 1688 / Taobao / Alibaba
  • Tidak perlu izin import
  • Bisa mulai dari kecil
Siap Mengimpor dengan Mudah dan Efisien?

Jadikan Impor Anda Lebih Mudah Bersama Blastindo Cargo

Bergabunglah dengan kami dan temukan cara termudah untuk Impor secara efisien!

Scroll to Top
Admin 1 Admin 2