Table of Contents
ToggleDalam dunia logistik, banyak orang masih bingung membedakan antara jasa ekspedisi dan freight forwarder. Kedua layanan ini sama-sama digunakan untuk mengirim barang, tetapi memiliki fungsi yang berbeda terutama dalam pengiriman internasional.
Bagi importir yang ingin mendatangkan barang dari luar negeri, terutama dari China, memahami perbedaan ini sangat penting. Banyak pelaku usaha yang menggunakan jasa forwarder untuk membantu proses pengiriman barang sekaligus menghemat biaya logistik.
Selain itu, dalam pengiriman internasional juga dikenal sistem ekspedisi LCL, yaitu metode pengiriman barang yang memungkinkan beberapa pengirim berbagi satu kontainer. Metode ini sering digunakan oleh importir dengan volume barang kecil.
Artikel ini akan menjelaskan secara lengkap perbedaan ekspedisi dan forwarder.
Apa Itu Jasa Ekspedisi
Jasa ekspedisi adalah layanan pengiriman barang dari satu lokasi ke lokasi lain menggunakan berbagai moda transportasi seperti darat, laut, maupun udara.
Biasanya jasa ekspedisi digunakan untuk:
- pengiriman barang domestik
- distribusi barang antar kota
- pengiriman paket atau kargo dalam negeri
Perusahaan ekspedisi umumnya hanya bertanggung jawab pada proses pengiriman barang dari titik asal ke tujuan. Mereka tidak mengurus proses dokumen ekspor impor atau pengurusan kepabeanan.
Karena itu, jasa ekspedisi lebih banyak digunakan untuk pengiriman dalam negeri atau distribusi logistik lokal.
Apa Itu Freight Forwarder
Freight forwarder adalah perusahaan yang mengatur seluruh proses pengiriman barang, terutama untuk pengiriman internasional.
Freight forwarder tidak selalu memiliki kapal atau pesawat sendiri. Namun mereka mengelola proses logistik seperti:
- pengurusan dokumen ekspor impor
- booking kapal atau pesawat
- konsolidasi kargo
- pengurusan bea cukai
- pengiriman door to door
Dalam kegiatan impor , banyak pelaku usaha menggunakan forwarder untuk mengurus proses pengiriman barang dari supplier hingga sampai ke gudang di Indonesia.
Dengan menggunakan jasa forwarder, importir tidak perlu repot mengurus dokumen kepabeanan atau proses logistik yang cukup kompleks.
Perbedaan Ekspedisi dan Forwarder
Walaupun sama-sama bergerak di bidang logistik, ada beberapa perbedaan utama antara ekspedisi dan freight forwarder.
1. Lingkup Layanan
Jasa ekspedisi biasanya hanya fokus pada pengiriman barang dari titik A ke titik B.
Sedangkan freight forwarder mengelola seluruh proses pengiriman barang termasuk dokumen, pengiriman internasional, hingga proses kepabeanan.
2. Pengiriman Internasional
Untuk pengiriman internasional seperti import dari China, perusahaan biasanya menggunakan jasa forwarder.
Hal ini karena forwarder memiliki jaringan logistik internasional dan memahami proses impor.
3. Konsolidasi Barang
Forwarder juga menyediakan layanan konsolidasi kargo seperti ekspedisi LCL yang memungkinkan beberapa pengiriman digabung dalam satu kontainer.
Layanan ekspedisi LCL ini sangat populer bagi importir yang memiliki volume barang kecil.
Perbedaan utama antara ekspedisi dan freight forwarder terletak pada lingkup layanan yang diberikan.
Jasa ekspedisi biasanya hanya fokus pada pengiriman barang dari satu lokasi ke lokasi lain. Sementara itu freight forwarder mengelola seluruh proses logistik termasuk pengiriman internasional dan pengurusan dokumen impor.
Untuk pengiriman barang dari China, menggunakan jasa forwarder China menjadi pilihan terbaik karena forwarder dapat membantu proses logistik secara menyeluruh.
Selain itu, layanan ekspedisi LCL juga menjadi solusi yang sangat efisien bagi importir yang memiliki volume barang kecil karena memungkinkan pengiriman dilakukan dengan biaya yang lebih hemat.
